SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera

SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera
SSSGC Indonesia : Laksanakan Seva dan Trauma Healing di Desa Terpencil Aceh Tamiang Korban Banjir Sumatera

SSSGC Indonesia–Medan melaksanakan Seva Trip ke-5 pada 25 Januari 2025 dengan menjangkau wilayah terdalam dan paling terpencil di Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang.

Tim Seva berangkat dari Medan pada pukul 10.00 WIB dan tiba di lokasi terdampak sekitar 15.00 WIB, setelah menempuh perjalanan panjang melalui kondisi jalan yang rusak parah. Dari Jalan Lintas Medan–Aceh, tim masih harus melanjutkan perjalanan sekitar dua jam untuk memasuki Desa Babo, yang merupakan salah satu wilayah dengan akses paling sulit di daerah tersebut.

Di lokasi, tim melaksanakan kegiatan trauma healing bagi sekitar 200 anak yang berasal dari beberapa camp pengungsian. Kegiatan ini bertujuan membantu pemulihan psikologis anak-anak serta menghadirkan rasa aman dan dukungan emosional pascakejadian yang mereka alami.

Selain trauma healing, SSSGC Indonesia juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan, di antaranya:

  • Tas sekolah untuk jenjang TK, SD, SMP, dan SMA

  • Perlengkapan sekolah berupa pulpen, pensil, penggaris, rautan, buku tulis, buku gambar, krayon, pensil warna, kotak pensil, dan penghapus

  • Roti dengan berbagai rasa serta aneka biskuit

  • Susu cair

  • Pembalut wanita

  • Popok bayi ukuran S, M, L, dan XL

  • Sabun mandi

  • Susu dan biskuit bayi

  • Tilam single sebagai alas tidur

Kegiatan ini diselenggarakan oleh SSSGC Indonesia–Medan bekerja sama dengan Sai Avatar Centre dan Shiva Shakti Sai Centre. Tim Seva terdiri dari tiga guru Balvikasketua dan wakil bidang Sevadua anggota Mahila, serta satu orang sopir bus.

Melalui kegiatan ini, SSSGC Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan melayani masyarakat di wilayah terpencil dan terdampak, melalui aksi kemanusiaan yang berfokus pada pemulihan, pendidikan, dan kepedulian sosial.