SSSGC Indonesia : Seva Tanggap Banjir Aceh Tamiang tahap kedua yang dilaksanakan oleh SSSGC Indonesia
Sebagai bentuk kepedulian dan respon kemanusiaan terhadap bencana banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tamiang, SSSGC Indonesia melaksanakan kegiatan Seva Tanggap Darurat Banjir Bandang – Aceh Tamiang (Tahap Kedua) pada tanggal 10–12 Desember 2025, yang berpusat di Masjid Al-Ikhlas serta Yonif 111 Karma Bhakti, Kuala Simpang.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, mendukung pelayanan kesehatan, serta memperkuat operasional dapur umum melalui kolaborasi lintas pihak, termasuk relawan Sai, donatur non-bhakta (masyarakat umum), ibu-ibu Persit, dan jajaran TNI Yonif 111 Karma Bhakti.
Setibanya tim seva di lokasi pada 10 Desember 2025, dilakukan survei kondisi pengungsian. Ditemukan beberapa ibu pengungsi yang beristirahat tanpa alas tidur di lantai masjid. Sebagai respon cepat, SSSGC Indonesia menyalurkan bantuan tikar kepada para ibu pengungsi agar mereka dapat beristirahat dengan lebih layak dan aman. Pada hari yang sama, SSSGC Indonesia juga menyalurkan 300 box nasi biryani hasil donasi dari pemilik restoran Lebanon. Distribusi dilakukan secara terkoordinasi dan tepat sasaran kepada prajurit TNI, pasien posko kesehatan, pengungsi Masjid Al-Ikhlas, serta beberapa titik pengungsian lain di sekitar Kuala Simpang.
Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan dapur umum yang dilakukan bersama ibu-ibu Persit. Proses memasak dilaksanakan secara gotong royong sebagai bentuk sinergi dan kebersamaan, dengan menu utama berupa tumis labu jipang, gulai telur, dan tempe goreng untuk kebutuhan konsumsi keesokan harinya.
Tanggal 11 Desember 2025 menjadi hari pertama pelaksanaan seva secara penuh. Tim Sevadal SSSGC melakukan distribusi 100 bungkus nasi dan roti kepada warga terdampak di sepanjang jalur Tamiang–Kuala Simpang, sekaligus melakukan koordinasi lapangan. Pada hari yang sama, dilakukan penjemputan rendang ayam dari Medan sebagai bagian dari persiapan kegiatan Jum’at Berkah. Seluruh makanan yang tersisa dari distribusi siang hari dimanfaatkan sepenuhnya dengan disalurkan kepada prajurit TNI dan relawan Sevadal SSSGC di Posko TNI, sehingga tidak ada bantuan yang terbuang.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada 12 Desember 2025 melalui program Jum’at Berkah, dengan pembagian makanan kepada sekitar 500 umat Muslim di Masjid Al-Ikhlas serta ±250 penerima manfaat tambahan, termasuk anak-anak, ibu-ibu, dan prajurit TNI. Distribusi berjalan dengan tertib dan lancar berkat dukungan penuh dari TNI dan para relawan.
Selain distribusi makanan, SSSGC Indonesia juga mendukung keberlanjutan dapur umum dengan melakukan belanja bahan makanan bergizi di pajak induk serta menyerahkan 3 set kompor gas lengkap beserta tabung gas 3 kg dan peralatan dapur. Bantuan kebutuhan pribadi seperti mukena, daster, dan kain sarung turut dibagikan kepada para pengungsi.
Dalam aspek kesehatan, Poliklinik TNI melayani sekitar ±250 pasien per hari dengan berbagai keluhan pascabanjir. SSSGC Indonesia melengkapi kekurangan obat-obatan dari tahap sebelumnya untuk mendukung kelancaran pelayanan medis bagi masyarakat terdampak.
Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata nilai Love All, Serve All, yang dilaksanakan melalui kerja sama harmonis antara SSSGC Indonesia, TNI Yonif 111 Karma Bhakti, relawan, serta masyarakat luas, demi meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana.