SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh

SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh
SSSGC Indonesia Turun Tangan Membuat 20 Dapur Umum membantu lebih dari 5.000 Masyarakat Korban Banjir Sumatera-Aceh

Sumatera, 5 Desember 2025 — Bencana banjir dan longsor yang mengguncang wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menelan korban jiwa yang sangat besar. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah korban tewas mencapai 836 orang, sementara sekitar 509–518 orang dilaporkan hilang dan ribuan lainnya terluka atau kehilangan tempat tinggal.

Kerusakan infrastruktur pun masif — ribuan rumah rusak, fasilitas publik dan jembatan runtuh, serta jalur distribusi terputus, membuat akses logistik dan bantuan menjadi sangat sulit.

Menanggapi krisis kemanusiaan ini, SSSGC Indonesia (Sri Sathya Sai Global Council Indonesia), melalui SSSGC Medan (Sai Avatar Centre) sebagai eksekutor lapangan, mengambil inisiatif cepat dan signifikan: mendirikan 20 dapur umum di berbagai titik terdampak, terutama di wilayah Sumatera Utara. Masing-masing dapur umum melayani hingga 200 orang, menyediakan makanan pokok seperti nasi, telur, mie, air putih, sayuran, tempe, dan tahu — makanan bergizi yang membantu masyarakat bertahan hidup di tengah kondisi ekstrem.

Seiring perkembangan situasi di lapangan, dapur umum kini juga telah berdiri di Aceh, dan jumlah titiknya terus bertambah setiap hari. Semakin banyak masyarakat yang terbantu, terutama di wilayah yang sebelumnya terisolasi dan minim akses bantuan. Kehadiran dapur umum ini terbukti menjadi tumpuan harapan bagi keluarga yang kehilangan rumah maupun yang masih menunggu bantuan dari berbagai pihak.

Menurut sumber internal, kebutuhan mendesak masyarakat akan makanan dan air bersih menjadi prioritas utama karena banyak wilayah yang masih terputus dari jalur logistik. Selain menyediakan makanan, tim lapangan turut mendampingi para korban, memastikan distribusi berlangsung adil dan aman, serta berkoordinasi dengan berbagai tokoh agama, salah satunya Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Medan.

Di tengah kondisi di mana banyak korban belum teridentifikasi dan keluarga kehilangan anggota, bantuan seperti ini bukan hanya soal bertahan hidup hari ini — namun juga menjaga kemanusiaan, martabat, dan solidaritas.

SSSGC Indonesia menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh donatur, para sevadal, dan tim lapangan yang bekerja tanpa lelah sejak hari pertama bencana. Tanpa dukungan mereka, dapur umum yang kini terus bertambah jumlahnya tidak mungkin dapat beroperasi dan menjangkau ribuan masyarakat setiap harinya. Dedikasi para sevadal — memasak, mendistribusikan makanan, mengangkat logistik, dan mendampingi para korban — menjadi wujud nyata nilai-nilai pelayanan tanpa pamrih.

Kami menyerukan kepada masyarakat luas untuk bersama membantu saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh yang sedang berduka dan berjuang. Karena dalam bencana seperti ini, setiap porsi nasi, setiap gelas air bersih, adalah harapan.